Tampilkan postingan dengan label Lifestyle. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Lifestyle. Tampilkan semua postingan

April 17, 2009

10 Mitos Tidur yang Tidak Terbukti


Kesibukan seringkali membuat tidur kita terganggu, atau tidak nyenyak. Hal ini tak hanya dialami oleh Anda yang sering bekerja hingga larut malam, tetapi juga ibu rumah tangga yang harus merawat putra-putrinya. Namun kita sering mendengar mitos, sesuatu yang belum bisa dibuktikan kebenarannya, mengenai tidur yang membuat kita memutuskan sesuatu. Misalnya, tidak apa-apa jika beberapa hari ini tidur kita kurang, toh hari Sabtu dan Minggu kita bisa tidur lebih banyak. Sering melakukannya? Agar tidak terjerumus dengan berbagai mitos seputar tidur ini, mari kita lihat apa yang sering kita dengar seputar tidur.

#1 Membayar tidur
Mitos: Disarankan untuk membayar tidur saat Anda bisa, seperti tidur sampai siang pada akhir minggu.
Fakta: Bangun siang saat akhir minggu memang terdengar menyenangkan, namun lebih penting jika Anda mengatur jadwal tidur yang teratur setiap hari. Waktu tidur dan bangun yang teratur akan membantu Anda tertidur pada waktunya setiap malam.

#2 Berolahraga sore hari
Mitos: Berolahraga pada sore hari akan membuat Anda lelah sehingga dapat tidur lebih cepat.
Fakta: Berolahraga secara teratur memang membuat kita lebih mudah tidur. Namun pastikan Anda selesai berolahraga sedikitnya tiga jam sebelum tidur. Tubuh yang lebih dingin membuat kita lebih mudah tertidur, karena latihan meningkatkan suhu tubuh. Butuh sekitar enam jam untuk mengembalikan tubuh kita pada suhu normal.

#3 Orangtua tidur lebih sedikit
Mitos: Bertambahnya umur membuat kita tidur kita makin berkurang, atau hanya membutuhkan tidur beberapa jam saja.
Fakta: Sepintas memang terlihat seperti itu, namun orang yang sudah tua membutuhkan waktu tidur yang sama dengan orang yang lebih muda, yaitu tujuh hingga sembilan jam sehari. Pola tidur mereka yang berubah: cenderung tidur lebih banyak saat siang hari, atau tidur-tidur ayam.

#4 Mengistirahatkan otak
Mitos: Tidur diperlukan agar otak dapat beristirahat.
Fakta: Tidur memang sangat diperlukan, namun bukan otak yang butuh beristirahat, melainkan tubuh. Otak kita masih bekerja saat kita tidur, dan mengontrol fungsi-fungsi tubuh. Contohnya, bernafas.

#5 Bangun tengah malam
Mitos: Jika Anda terbangun tengah malam, sebaiknya tetap berbaring dan mencoba tidur kembali. Bangun hanya membuat Anda terjaga lebih lama.
Fakta: Jika Anda tidak dapat tertidur kembali dalam 15-20 menit, bangunlah. Pergilah ke ruangan lain, dan lakukan sesuatu yang rileks, seperti mendengarkan musik atau membaca. Bila Anda hanya berbaring dan berusaha keras tidur kembali, Anda hanya akan merasa gelisah, dan sulit tidur kembali.

#6 Tidur-tiduran dulu di kamar
Mitos: Sebelum benar-benar tidur, sebaiknya kita beraktivitas dulu di dalam kamar. Hal ini akan membuat Anda siap tertidur.
Fakta: Makin banyak aktivitas yang Anda lakukan di kamar tidur -entah nonton TV, main internet- makin sulit Anda tertidur di sana. Sebaiknya gunakan kamar tidur hanya untuk tidur dan melakukan hubungan seksual.

#7 Seks pada malam hari
Mitos: Berhubungan seks pada malam hari hanya akan membuat Anda segar dan terjaga terus.
Fakta: Sebenarnya, hubungan seks melepaskan hormon endorfin yang membuat Anda merasa nyaman dengan diri Anda. Melepaskan stres tentu membuat Anda lebih mudah tertidur.

#8 Suhu ruangan
Mitos: Meringkuk di bawah selimut tebal akan membuat Anda lebih cepat tertidur.
Fakta: Tubuh lebih mudah masuk ke dalam sleep mode jika suhu ruangan lebih dingin. Jadi jika Anda harus menggunakan penghangat atau sesuatu yang membuat nyaman, bukalah jendela sedikit untuk membiarkan udara segar masuk. Anda tentu tidak ingin kedinginan, tapi juga tidak ingin kepanasan bukan?

#9 Mendengkur
Mitos: Mendengkur biasa terjadi, dan tidak membahayakan kesehatan.
Fakta: Memang umum terjadi, dan tidak membahayakan kebanyakan orang. Namun hal ini mungkin juga merupakan gejala kelainan tidur yang disebut "sleep apnea" yang dapat mengancam kesehatan. Jika Anda mendengkur dengan keras, dan ada jeda yang panjang pada dengkuran Anda, konsultasikan pada dokter. Penyakit ini bisa diobati.

#10 Minum alkohol
Mitos: Segelas anggur dapat membantu menenangkan Anda, dan membuat tidur lebih cepat.
Fakta: Minuman beralkohol dapat membuat Anda lelah, dan tidur lebih cepat (tidak heran jika minum terlalu banyak bisa membuat Anda ambruk), namun hal ini bisa membuat tidur Anda terbagi-bagi, dan terbangun sepanjang malam.

Read more...

10 Racun Psikologi

Racun pertama : Menghindar
Gejalanya, laridari kenyataan, mengabaikan tanggung jawab, padahal dengan melarikan diri dari kenyataan kita hanya akan mendapatkan kebahagiaan semu yang berlangsung sesaat.
Antibodinya : Realitas
Cara : Berhentilah menipu diri. Jangan terlalu serius dalam menghadapi masalah karena rumah sakit jiwa sudah dipenuhi pasien yang selalu mengikuti kesedihannya dan merasa lingkungannya menjadi sumber frustasi. Jadi, selesaikan setiap masalah yang dihadapi secara tuntas dan yakinilah bahwa segala sesuatu yang terbaik selalu harus diupayakan dengan keras.

Racun kedua : Ketakutan
Gejalanya, tidak yakin diri, tegang, cemas yang antara lain bisa disebabkan kesulitan keuangan, konflik perkawinan, kesulitan seksual.
Antibodinya : Keberanian
Cara : Hindari menjadi sosok yang bergantung pada kecemasan. Ingatlah 99 persen hal yang kita cemaskan tidak pernah terjadi. Keberanian adalah pertahanan diri paling ampuh. Gunakan analisis intelektual dan carilah solusi masalah melalui sikap mental yang benar. Kebenarian merupakan merupakan proses reedukasi. Jadi, jangan segan mencari bantuan dari ahlinya, seperti psikiater atau psikolog.

Racun ketiga : Egoistis
Nyiyir, materialistis, agresif, lebih suka meminta daripada memberi.
Antibodinya : Bersikap sosial.
Cara : Jangan mengeksploitasi teman. Kebahagiaan akn diperoleh apabila kita dapat menolong orang lain. Perlu diketahui orang yang tidak mengharapkan apapun dari orang lain adalah orang yang tidak pernah merasa dikecewakan.

Racun keempat : Stagnasi
Gejalanya berhenti satu fase, membuat diri kita merasa jenuh, bosan, dan tidak bahagia.
Antibodinya : Ambisi
Cara : Teruslah bertumbuh, artinya kita terus berambisi di masa depan kita. kita kan menemukan kebahagiaan dalam gairah saat meraih ambisi kita tersebut.

Racun kelima : Rasa rendah diri
Gejala : Kehilangan keyakinan diri dan kepercayaan diri serta merasa tidak memiliki kemampuan bersaing.
Antibodinya : Keyakinan diri.
Cara : Seseorang tidak akan menang bila sebelum berperang yakin dirinya aka kalah. Bila kita yakin akan kemampuan kita, sebenarnya kita sudah mendapatkan separuh dari target yang ingin kita raih. Jadi, sukses berawal pada saat kita yakin bahwa kita mampu mencapainya.

Racun keenam : Narsistik
Gejala : Kompleks superioritas, terlampau sombong, kebanggaan diri palsu.
Antibodinya : Rendah hati.
Cara : Orang yang sombong akan dengan mudah kehilangan teman, karena tanpa kehadiran teman, kita tidak akan bahagia. Hindari sikap sok tahu. Dengan rendah hati, kita akan dengan sendirinya mau mendengar orang lain sehingga peluang 50 persen sukses sudah kita raih.

Racun ketujuh : Mengasihani diri
Gejala : Kebiasaan menarik perhatian, suasana yang dominan, murung, menghunjam diri, merasa menjadi orang termalang di dunia.
Antibodinya : Sublimasi
Cara : Jangan membuat diri menjadi neurotik, terpaku pada diri sendiri. Lupakan masalah diri dan hindari untuk berperilaku sentimentil dan terobsesi terhadap ketergantungan kepada orang lain.

Racun kedelapan : Sikap bermalas-malasan
Gejala : Apatis, jenuh berlanjut, melamun, dan menghabiskan waktu dengan cara tidak produktif, merasa kesepian.
Antibodinya : Kerja
Cara : Buatlah diri kita untuk selalu mengikuti jadwal kerja yang sudah kita rencanakan sebelumnya dengan cara aktif bekerja. Hindari kecenderungan untuk membuat keberadaaan kita menjadi tidak berarti dan mengeluh tanpa henti.

Racun kesembilan : Sikap tidak toleran
Gejala : Pikiran picik, kebencian rasial yang picik, angkuh, antagonisme terhadap agama tertentu, prasangka religius.
Antibodinya : Kontrol diri
Cara : Tenangkan emosi kita melalui seni mengontrol diri. Amati mereka secara intelektual. Tingkatkan kadar toleransi kita. Ingat bahwa dunia diciptakan dan tercipta dari keberagaman kultur dan agama.

Racun kesepuluh : Kebencian
Gejala : Keinginan balas dendam, kejam, bengis.
Antibodinya : Cinta kasih
Cara : Hilangkan rasa benci. Belajar memaafkan dan melupakan. Kebencian merupakan salah satu emosi negatif yang menjadi dasar dari rasa ketidakbahagiaan. Orang yang memiliki rasa benci biasanya juga membenci dirinya sendiri karena membenci orang lain. Satu-satunya yang dapat melenyapkan rasa benci adalah cinta. Cinta kasih merupakan kekuatan hakiki yang dapat dimiliki setiap orang.

Simpanlah paket tiket untuk perasaan tidak bahagia dan mengaculah pada paket tiket ini saat kita sedang mengalami rasa depresi dan tidak bahagia. Gunakan sebagai sarana pertolongan pertama dalam kondisi mental gawat darurat demi terhindar dari ketidakbahagiaan berlanjut pada masa mendatang.

Read more...

April 10, 2009

Perbedaan Orang Pandai Dan Penjilat


Orang pandai dan penjilat, mereka berdua sama-sama adalah produk bermerek dari pabrik pengolahan yang disebut masyarakat.

Tetapi cara pengolahannya, fungsi serta kegunaan dari kedua orang tersebut sama sekali berbeda.

Pertumbuhan dari orang pandai bergantung pada pembelajaran (pendidikan), bergantung pada penempaan diri, dan bergantung pada pemikiran yang mandiri.

Timbulnya penjilat bergantung pada pemeliharaan, penjinakan, serta kepatuhan.

Orang pandai dalam membawa diri di masyarakat hanya berprinsip pada kebenaran, tidak melakukan hal-hal yang menipu diri sendiri dan orang lain.

Sedang seorang penjilat dalam membawa diri di masyarakat hanya berpedoman untuk selalu memenuhi kehendak atasan, khusus mencari muka agar bos alias atasan senang atas kinerja mereka.

Tujuan perjuangan dari orang pandai adalah mengorbankan diri demi kebenaran dan keadilan, tidak berubah hingga akhir hayatnya. Meskipun jiwa raga, harta benda mereka sebagai taruhannya.

Sedang maksud operasi (aksi) dari seorang penjilat hanyalah berjuang mati-matian demi tuannya, guna melindungi kepentingan dirinya sendiri.

Kebijakan dan keberanian berakal dari orang pandai bersumber dari pemahaman dia terhadap fakta kenyataan yang ada serta kepastiannya terhadap kebenaran dan keadilan, dia memiliki sebuah kamus hidup yang selamanya tidak akan pernah habis untuk digali.

Keberanian dan siasat seorang penjilat muncul dari pengamatan air muka dari tuan (atasan)-nya serta penghafalan isyarat tangan dari atasannya, dia memiliki dua pasang mata pencuri yang khusus mengamat-amati orang lain.

Orang pandai merubah dirinya menjadi 'satu', karena dia ingin menunjukkan bahwa dirinya adalah seorang manusia.

Seorang penjilat merubah dirinya sendiri menjadi 'nol', karena dia hendak bersembunyi di dalam bayangan orang yang berkuasa.

Air muka seorang pandai tidak akan berubah seiring dengan kesenangan dan kebencian dari atasan.

Wajah seorang penjilat akan selalu berubah seiring dengan kejayaan dan keruntuhan dari tuannya.
Seorang pandai akan menampakkan bakat besar dan pandangannya yang luas secara jantan walau dalam terpaan angin dan badai.

Dalam sambaran petir yang mendadak dan kilat yang cepat seorang penjilat selalu berkelakuan sama seperti para monyet tanpa pepohonan, menghilang dengan cepat sekali.

Mengapa seorang yang berbakat dapat melihat dengan jelas hakekat dari sebuah permasalahan melalui gejala yang ada? Ini karena bola matanya tidak tertutup oleh benda asing.

Mengapa seorang penjilat berusaha menutup dan memutar balik kenyataan? Ini karena bola matanya terhubung dengan syaraf dari tuannya.

Orang pandai menyayangi, memakai dan melindungi orang pandai, dia dengan senang hati akan menciptakan panggung yang bisa dibuat malang melintang bagi orang yang pandai pula.

Seorang penjilat yang berhati dengki, benci serta yang hendak mencelakai orang pandai, dia akan berani menjerumuskan orang pandai ke dalam jurang kesengsaraan.

Orang pandai menggunakan kecakapan dan sumbangsih kepandaiannya telah mendapatkan pengakuan dari masyarakat.

Seorang penjilat menggunakan kesetiaan dan kerja mati-matian hanya untuk dapat merebut anugerah dari atasannya.

Orang pandai merupakan suatu gudang pemikir bagi seorang pemimpin yang berpandangan maju.

Seorang penjilat adalah orang yang pandai mencari muka di depan para penguasa yang otoriter.

Orang pandai bagaikan sebuah cermin untuk mengamati perkembangan sejarah.

Seorang penjilat bagaikan ulat busuk di dalam tumpukan sampah sejarah.

Mementingkan orang pandai, merupakan modal pemerintah suatu negara untuk mendatangkan perdamaian dan kestabilan.

Mementingkan penjilat, akan menjadi penyebab dari keruntuhan suatu negara. (The Epoch Times/lin)


Jangan lupa tinggalin comment yah,,:)

Read more...

Maret 29, 2009

Warna Cerah Pembawa Rasa Bahagia


INTERIOR rumah dapat mendukung suasana bahagia keluarga Anda. Tidak percaya? Coba saja pilih warna cat kuning, oranye, atau merah bata yang bersifat menghangatkan.

Rumah dengan konsep minimalis kerap menjadi favorit banyak orang. Ini karena si pemilik rumah tidak direpotkan dengan urusan pemilihan warna dinding, warna dan motif wallpaper, warna serta motif lantai maupun penataannya di antara elemen interior yang lain. Padahal sebenarnya memilih warna, terutama warna dinding, merupakan kegiatan menyenangkan.

Ada banyak warna yang dapat dipilih dan Anda tak perlu selalu memilih warna-warna netral seperti abu-abu, krem, cokelat ataupun putih. "Memilih warna-warna netral memang bisa menjadi sangat memudahkan bagi Anda. Akan tetapi, bukan berarti Anda tidak boleh memilih warna-warna cerah sebagai dasar interior.

Warna- warna cerah dan mentereng juga bisa mempercantik interior kalau Anda tahu bagaimana mengaturnya," ujar desainer interior Fifiana. Warna-warna cerah dan mentereng seperti merah, oranye, kuning, pink, biru muda, dan ungu terang kerap diidentikkan sebagai warna-warna panas atau hangat. Sementara warna-warna kalem seperti putih, abu-abu, biru laut, hijau tua, dan krem cenderung diidentikkan sebagai warna dingin.

"Sebenarnya memadukan warna dingin dengan warna hangat adalah hal yang bagus. Yang penting, perpaduannya masih pas dengan konsep keseluruhan interior," ujar Fifiana.

Coba saja Anda mulai ruang tamu. Pada ruang tamu di perumahan, orang cenderung memberi warna dinding dengan warna-warna dingin seperti abu-abu atau krem yang netral serta cocok disandingkan dengan warna apa pun.

Namun, kini Anda juga bisa berkreasi dengan warna-warna hangat. Merah marun contohnya. Anda bisa memberi salah satu sisi dinding dengan warna merah marun, sementara sisi dinding lainnya warna krem atau abu-abu.

"Memberi warna cerah pada dinding tidak harus selalu di seluruh sisi dinding. Bisa saja salah satunya atau beberapa saja. Justru kalau dipadukan dengan warna lain bakal menghasilkan nuansa dinding dekoratif," papar Fifiana.

Bahkan, jika Anda memiliki otak yang kreatif, Anda bisa mengkreasikan warna dekoratif yang lebih unik. Anda bisa memberi dua atau lebih warna sekaligus pada satu sisi dinding seperti yang umum terlihat pada rumah-rumah dengan nuansa art deco.

Pada kamar tidur, misalnya, yang merupakan peraduan pribadi Anda. Anda bisa memberi sentuhan warna cerah di salah satu dinding, misalnya di sisi dinding tempat kepala tempat tidur bersandar. Beri warna cerah pada bagian tengah dinding dengan model vertikal atau horizontal dan warna kalem di bagian pinggirnya.

"Walaupun memilih warna cerah itu terserah selera Anda, tentu setiap ruangan pemilihannya tidak bisa disamakan. Anda dapat memilih warna cerah oranye untuk ruang makan, tapi untuk ruang tidur, warna oranye terlalu 'panas' dan mencolok. Nanti Anda malah tidak bisa tidur. Pilih warna hangat yang cenderung menuju warna dingin seperti biru terang atau hijau daun.

Kalaupun ingin memilih warna merah, Anda bisa memilih warna merah marun karena warna tersebut lebih gelap daripada merah terang," tutur Fifiana. Untuk ruang keluarga, Anda boleh memberikan nuansa warna oranye, kuning, atau merah bata karena warna-warna tersebut merupakan warna playful dan menyenangkan sehingga akan lebih membawa nuansa kebahagiaan serta kesenangan di ruang keluarga Anda. "Ruang keluarga kan tempat berkumpulnya keluarga. Apalagi kalau dalam seminggu sangat susah menyatukan mereka semua.

Karena itu, ruang keluarga harus diberi nuansa yang menyenangkan agar suasana akrab dan kekeluargaan lebih terbangun," tandas Fifiana.
(Koran SI/Koran SI/tty)

Read more...

tukeran link yuk,,,

Photobucket

Followers

About Me

Foto saya
"Hidup harus ada rencana, jangan biarkan hidup kita berlalu begitu saja tanpa ada rencana, kita butuh tumbuh dan meremajakan diri dan pikiran, agar menjadi manusia unggul. jangan biarkan kita membatu tanpa ada rencana dan cita-cita"

  ©Template by Dicas Blogger.